Surat ini yang pertama dan terakhir untukmu karena malam ini 22 mei 2011 aku sangat merindukanmu. Sekarang hampir tengah malam dan aku tak bisa tidur. Menangis sampai mataku sakit, bukan hanya itu aku bahkan merasa sesak karena tak bisa melihatmu. Baru kali ini aku merindukan seseorang sampai harus menangis seperti ini. Kalau dipikir jadi merasa bodoh, karena aku merindukan kamu yang mencintai orang lain bahkan tak pernah tahu perasaanku. Tak pernah aku ungkap kan untukmu. Sebenarnya aku malu, bukan takut ditolak karena aku tahu kamu pasti menolak aku. Kamu tahu aku sekarang merasa ingin bisa melihatmu. Saat aku meminta pada lampu bola basket agar ada sebuah kaajaiban bisa melihat mu besok. Kamu tiba-tiba liburan kepontianak dan aku ketemu dengan kamu. Tapi waktu aku mengingat hal itu tak mungkin aku bahkan menetes kan lebih banyak air mata. Seandainya kamu tidak menyukai orang lain mungkin aku sudah mengatakan 'aku sayang kamu'. Setiap memikirkan hal itu, aku seperti bermain dengan anganku. Dan aku tahu itu tidak akan menjadi nyata. Dengan kesempatan dunia maya ini biar kan aku mengatakan nya.
Aku sangat sayang padamu. Aku berharap kamu juga memiliki perasaan yang sama seperti aku. Aku bahkan ingin mengatakannya setiap waktu bila bertemu dengan mu. Aku bahkan ingin memeluk mu. Aku ingin memilikimu.
I Love You Mr.Q, would you be with me?
Screen Recorder
BalasHapus